Bisnis properti merupakan salah satu bisnis yang berkembang dan sangat digemari saat ini dan jika anda tertarik untuk memulai bisnis properti.
Saya akan mencoba berikan beberapa langkah sederhana untuk memulainya, karena sebagian besar orang menganggap sangat sulit untuk berinvestasi dan memulai bisnis properti dan menurut mereka prosesnya sangat sulit untuk dilaksanan.
Mudah-mudahan langkah sederhana untuk memulai bisnis properti yang akan saya sampaikan ini dapat membantu anda.
Untuk memulai bisnis properti, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Hitung Kondisi Keuangan Anda.
Hitunglah semua asset, pendapatan dan pengeluaran anda.
Dengan demikian anda mengetahui secara pasti berapa dana tersedia untuk anda investasikan.
Bila dana tersedia tidak mencukupi untuk berinvestasi, jangan beranggapan anda tidak dapat melakukannya. Selama anda memiliki pekerjaan yang baik anda akan dengan mudah mendapatkan dana pinjaman untuk investasi anda.
2. Dapatkan Persetujuan Awal Pinjaman (Pre Approval).
Anda bisa mendapatkan persetujuan awal pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya dan itu akan sangat membantu langkah usaha anda selanjutnya. Akan tetapi harus diingat bahwa sebaiknya jangan mengajukan persetujuan awal pinjaman ke banyak lembaga keuangan karena akan berakibat kurang baik untuk anda dan jangan lupa untuk segera menyeleisaikan hutang-hutang anda yang sedang berjalan.
3. Tentukan Tujuan Anda.
Tentukan apa yang menjadi tujuan akhir anda dalam menjalankan bisnis investasi properti ini. Seperti apa kesuksesan dalam pikiran anda.
Agar anda dapat mencapai tujuan anda, anda harus benar-benar memahami tujuan anda dan membuat target waktu kapan hal tersebut harus anda dapatkan.
Misalnya anda melakukan bisnis investasi ini agar anda bisa pensiun dan memiliki penghasilan pasif dalam waktu 10 tahun, mulailah dengan membuat rencana dalam jangka waktu 10 tahun, lalu pecahkanlah ke dalam rencana 5 tahunan, kemudian pecahkan lagi dalam rencana tahunan dan seterusnya hingga menjadi rencana mingguan agar anda tidak bingung dan memudahkan anda dalam melakukan tugas-tugas anda.
4. Memahami Resiko.
Memahami resiko akan sangat membantu dalam menentukan strategi anda. Resiko apa sajakah yang siap anda terima? Jangan sampai anda menyusun strategi dengan resiko yang tidak dapat anda terima.
5. Menyusun Anggaran.
Wah..ini kata yang sangat tidak disukai oleh banyak orang "Menyusun Anggaran", tetapi untuk berinvestasi dan berbisnis terutama di bidang properti hal ini sangat penting dan harus dilakukan dengan cermat untuk memastikan setiap pengeluaran dan pemasukan anda dengan begitu anda akan dapat membuat dan melaksanakan rencana berikutnya.
Pastikan anda sudah menyusun anggaran bahkan sebelum anda mencari properti yang akan anda beli.
6. Rencana Pembelian.
Seperti apakah rencana pembelian yang baik ? Untuk detailnya sangat bergantung pada banyak hal, akan tetapi ada beberapa point utama yang dapat anda jadikan sebagai patokan untuk menyusun rencana pembelian :
- Tentukan strateginya.
- Tentukan Kriterianya.
- Lakukan Riset.
- Seleksi pilihannya.
- Dapatkan Penaksiran (Appraisal).
- Uji Kelayakan.
- Melakukan Penawaran dan Negoisasi.
7. Dapatkan Informasi.
Informasi adalah hal yang penting untuk semua bisnis, termasuk jika anda ingin berinvestasi pada bisnis properti.
Ada banyak informasi yang bisa anda dapatkan melalui Internet mengenai hal-hal yang berkaitan dengan dunia properti.
Demikian beberapa langkah yang dapat saya sampaikan, semoga dapat membantu anda untuk memulai berinvestasi dalam bisnis properti.
